Latest blog posts

3-latest-65px

KEBIJAKAN UMKM NURIZA SNACK DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS, EFISIENSI DAN PENDAPATANNYA

 


Setiap perusahaan atau organisasi bisnis memiliki kebijakan yang menjadi pedoman dalam menjalankan aktivitas operasionalnya. Kebijakan tersebut disusun berdasarkan visi dan tujuan yang hendak dicapai. Dalam pelaksanaannya, perusahaan senantiasa berupaya untuk berkembang melalui peningkatan produktivitas, efisiensi, dan pendapatan pada setiap periode. Oleh karena itu, seluruh aktivitas perusahaan, mulai dari proses produksi, distribusi, hingga pengelolaan manajemen, perlu dikelola secara optimal. Keberhasilan pengelolaan tersebut sangat bergantung pada ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten agar operasional perusahaan dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

Memasuki era Society 5.0, perkembangan teknologi modern telah memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan bisnis. Fenomena ini ditandai dengan munculnya berbagai perusahaan rintisan yang berfokus pada penyediaan produk dan layanan secara cepat serta didukung oleh tingginya mobilitas masyarakat di lingkungan digital. Kondisi tersebut membuka peluang yang luas bagi pelaku usaha untuk mengembangkan inovasi bisnis. Oleh karena itu, diperlukan strategi dan kebijakan yang tepat agar usaha dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor ekonomi yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Karakteristik UMKM yang fleksibel dan mudah beradaptasi terhadap perubahan pasar menjadikannya mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, UMKM berperan dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong investasi dengan kebutuhan modal yang relatif kecil. Keunggulan lainnya terletak pada kemampuannya dalam memanfaatkan sumber daya alam maupun potensi sektor lainnya. Seiring meningkatnya jumlah pelaku UMKM di Indonesia, diperlukan berbagai upaya yang mendukung perkembangan usaha mereka.

Namun demikian, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam menyusun strategi pengembangan usaha, khususnya pada aspek perencanaan, produksi, dan pemasaran. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pemberian pengetahuan dasar terkait berbagai permasalahan yang umum terjadi dalam kegiatan usaha. Dalam hal ini, pemerintah memiliki peran strategis melalui berbagai program yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada seluruh sektor. Kerja sama antara pemerintah dan pelaku UMKM menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha sekaligus mengatasi berbagai permasalahan yang muncul dalam proses perencanaan, produksi, maupun pemasaran.

Nuriza Snack merupakan UMKM yang bergerak di bidang produksi makanan ringan dan berlokasi di Perumahan GMP Tahap 2, Tanjung Sengkuang, Batam. Usaha ini didirikan oleh Ibu Partin pada tahun 1994 dan masih beroperasi hingga saat ini. Latar belakang pendirian usaha tersebut berawal dari kondisi ekonomi keluarga yang kurang memadai, sementara pada saat itu jumlah pelaku usaha keripik masih relatif sedikit. Kondisi tersebut mendorong pemilik untuk memulai usaha produksi keripik.

 Pada tahap awal, produk dipasarkan melalui penitipan di warung-warung sekitar dengan pendapatan sekitar Rp50.000 per minggu. Seiring perkembangan usaha, pada tahun 2007 produk Nuriza Snack berhasil dipasarkan di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Batam. Meskipun demikian, dalam perjalanan usahanya terdapat berbagai tantangan yang berkaitan dengan produktivitas, efisiensi, dan pendapatan. Setelah berhasil memasuki pusat perbelanjaan, pendapatan usaha meningkat hingga mencapai sekitar Rp30–40 juta per bulan. Akan tetapi, pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya penurunan omzet yang cukup signifikan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penyusunan strategi bisnis dan kebijakan yang tepat guna meningkatkan efisiensi operasional serta mendukung pencapaian tujuan usaha.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh UMKM Nuriza Snack serta merumuskan kebijakan yang dapat diterapkan untuk mengatasinya. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan pendapatan usaha, sekaligus memberikan pemahaman mengenai berbagai kebijakan yang dapat diterapkan dalam menghadapi permasalahan bisnis serta menjadi bahan acuan bagi penelitian selanjutnya.

sumber : https://ejournals.umma.ac.id/index.php/point/article/view/1181?utm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar